7 Lomba saat Hari Kemerdekaan Indonesia: Ada Nilai yang Ditawarkan

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki keragaman mulai dari tarian, upacara, agama, adat, sampai dengan aturan yang mengikat di setiap daerah. Sebentar lagi, Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-73. Kemerdekaan ini biasanya secara serentak dirayakan dengan kesamaan kegiatan yang disebut perlombaan 17 -an yang rutin dilakukan oleh masyarakat. Setiap daerah mempunyai ciri khas sendiri dalam setiap perlombaan. Hal ini biasanya ditentukan oleh kondisi geografis, kondisi demografi, hingga kondisi psikografis di suatu daerah.

Sebelum lanjut ke daftar lomba umum yang biasa dilakukan saat hari kemerdekaan, kita harus tahu dulu definisi dari perlombaan itu sendiri. Menurut J. Von Neumann dan O. Morgenstern dalam bukunya yang berjudul Theory of Games and Economic Behaviour  (1953) mengatakan bahwa perlombaan adalah kegiatan mengadu ketangkasan, keterampilan, dan kecepatan, atau meningkatkan kemampuan prestasinya dalam bentuk perlawanan tidak langsung, tapi searah, tanpa adegan kontak fisik. Pada perlombaan khususnya di hari kemerdekaan Indonesia, biasanya tempat perlombaannya banyak menggunakan arena yang luas dikarenakan massa dan pengunjung yang antusias dalam melihat perlombaan tersebut.

Berikut ini lomba yang biasa dilakukan dalam memperingati hari Kemerdekaan Indonesia

Individu

1. Lomba Makan Kerupuk

Panitia perlombaan mempersiapkan kerupuk sebanyak jumlah peserta yang digantung dengan tali secara berjejer kepada sebuah tali panjang para peserta lomba untuk memakan kerupuk masing-masing. Tentunya pemenang ditentukan oleh kerupuk yang duluan dihabiskan. Tantangan dari lomba ini adalah peserta tidak boleh menggunakan tangan dalam memakan kerupuk sehingga peserta hanya diperbolehkan menggunakan mulutnya. Nilai yang dapat kira ambil adalah dalam meraih prestasi saat adanya keterbatasan situasi dan kondisi, setiap orang harus tetap menjaga sportivitas dan integritas. Lomba ini mengajarkan peserta dari anak-anak mau pun remaja dalam meningkatkan sikap adil dan jujur.

2. Lomba Balap Karung

Ini adalah salah satu perlombaan yang seru dan populer di Indonesia. Sejumlah peserta diwajibkan memasukan bagian bawah dadanya ke dalam karung kemudian berlomba sampai garis akhir dengan cara meloncat. Nilai  yang dapat kita ambil adalah agar bisa menjadi pribadi yang kuat, pantang menyerah, dan selalu optimis. Perlombaan ini  berhubungan dengan nilai reflek terhadap perkembangan anak atau remaja sehingga anak memiliki sikap pantang menyerah dan melatih supaya gesit dalam melakukan pekerjaan.

3. Lomba Lari Kelereng

Lomba ini menggunakan kelereng yang diletakkan di atas sendok untuk kemudian ujung sendok digigit peserta sambil berlari menuju garis akhir. Berlari di sini bukan berarti sprint namun kemampuan peserta dalam berjalan secepat mungkin dan tetap menjaga agar kelereng tidak jatuh dari sendok.Bagi yang menjatuhkan tentunya gugur. Akan tetapi, siapa duluan yang mencapai garis finish maka dia lah pemenangnya. Nilai yang dapat kita ambil adalah seseorang harus senantiasa berhati-hati dalam menjaga kecepatan dan tetap fokus pada misi yang diemban. Perlombaan ini menyisipkan nilai ketelitian, kehati-hatian, dan fokus dalam suatu kegiatan atau aktivitas.

4. Lomba Memasukkan Paku ke Botol

Permainan dalam lomba ini dilakukan dengan cara mengikat paku dengan seutas tali yang digantungkan di belakang badan peserta lomba. Paku yang terayun-ayun di ujung tali tersebut harus dimasukkan ke dalam botol yang terletak di bawah badan peserta. Peserta yang paling cepat berhasil memasukkan pakunya tentunya akan jadi pemenang. Nilai yang dapat kita ambil adalah dalam meraih prestasi diperlukan perpaduan antara potensi yang dimiliki dengan keterampilan memanfaatkan peluang.Perlombaan ini berhubungan dengan nilai reflek terhadap perkembangan anak

Kelompok

1. Lomba Tarik Tambang

Pertandingan ini tentunya melibatkan dua regu dan masing-masing regu tentunya terdiri dari tiga sampai tujuh orang. Dua regu bertanding dari dua sisi berlawanan dan semua peserta memegang erat sebuah tali tambang. Pada tengah-tengah garis. Pada pertandingan tentunya masing-masing regu berupaya menarik tali tambang sekuat mungkin agak regu yang berlawanan melewati garis pembatas.Regu yang tertarik melewati garis pembatas dinyatakan kalah. Taktik permainan ini ada di pertahanan tumpuan kaki di tanah. Pada umumnya pemain dengan kekuatan paling besar diletakkan paling akhir di ujung tali, untuk menahan ujung tali saat bertahan atau menghentak pada saat penarikan. Nilai yang dapat kita ambil adalah sebagai makhluk sosial, kita harus bersama dan bersatu dalam mengalahkan lawan atau bagaimana cara menggapai tujuan melalui tarik ulur secara keras.

2. Lomba Panjat Pinang

Panjat pinang adalah salah satu lomba tradisional yang populer pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia, cara memainkannya pun cukup mudah sebuah pohon pinang yang tinggi dan batangnya dilumuri oleh pelumas yang disiapkan oleh panitia perlombaan. Pada bagian atas disiapkan berbagai hadiah menarik. Para peserta berlomba untuk mendapatkan hadiah-hadiah tersebut dengan cara memanjat pohon. Batang nya licin tentunya karena pelumas, para pemanjat batang pohon sering kali jatuh. Akal dan kerja sama peserta untuk memanjat batang pohon ini lah yang biasanya berhasil mengatasi licinnya batang pohon dan menjadi atraksi menarik bagi para penonton.Nilai yang dapat kita ambil adalah semangat kebersamaan dan gotong royong untuk mencapai suatu tujuan. Kita bisa lihat dari semangat para peserta yang menaiki pohon pinang tersebut yang sangat licin meskipun sudah jatuh berpuluh-puluh kali tapi mereka bersama-sama berpikir bagaimana bisa mendapatkan hadiah yang ada di atas.

3. Lomba Bakiak

Ini adalah bakiak beregu dan biasanya satu bakiak panjang untuk tiga orang. Cara bermainnya adalah berlomba adu cepat dengan tiap-tiap kelompok terdiri dari tiga orang yang berada dalam satu bakiak dan berjalan secepat mungkin untuk mencapai finish. Meski sederhana lomba ini tidaklah mudah. Bila salah langkah bisa terjatuh. Nilai yang dapat kita ambil adalah melatih kekompakan dalam bekerja sama. Perlombaan ini sangat baik bagi anak-anak karena selain nilai yang terkandung dalam perlombaan ini juga untuk melatih kekompakan.

 

Artikel ini dikemas ulang dari penelitian akademisi yang bernama Imam Nurhuda dari Desain Komunikasi Visual Universitas Komputer Indonesia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *